Penilaian Risiko Karies
Kuesioner digital terstruktur untuk dewasa (wali) dan anak guna menilai skor risiko karies setiap anak.
IDCRA adalah alat digital berbasis teknologi yang menyaring risiko karies gigi pada anak, memberikan rekomendasi pencegahan yang sesuai, serta menghubungkan sekolah, orang tua, dan tenaga kesehatan gigi dalam satu program.
Fakultas Kedokteran Gigi · Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Karies gigi masih menjadi salah satu masalah kronis paling umum pada anak-anak di Indonesia. IDCRA memadukan kuesioner penilaian risiko yang tervalidasi, pemeriksaan gigi, dan pelaporan digital untuk mengenali anak berisiko sejak dini dan memandu tindakan pencegahan tepat waktu — mengubah skrining rutin di sekolah menjadi hasil kesehatan yang terukur.
Generasi anak Indonesia yang bebas dari karies gigi yang dapat dicegah melalui intervensi dini berbasis data.
Membekali sekolah dan tim gigi dengan alat digital yang mudah diakses untuk skrining risiko, pencegahan, dan tindak lanjut — didukung edukasi dan kemitraan komunitas.
Alur lengkap dan ramah anak yang berpusat pada pencegahan.
Kuesioner digital terstruktur untuk dewasa (wali) dan anak guna menilai skor risiko karies setiap anak.
Dokter gigi mencatat temuan klinis dan mengonfirmasi tingkat risiko saat kunjungan ke sekolah.
Setiap anak menerima panduan pencegahan sesuai dengan kategori risikonya.
Dokumen hasil yang aman dibuat dan dibagikan kepada orang tua melalui tautan terlindungi.
Demonstrasi menyikat gigi dan edukasi kesehatan mulut untuk anak dan guru.
Pelacakan per periode memungkinkan tim memantau kemajuan dan menindaklanjuti kasus berisiko tinggi.
Tim multidisiplin yang terdiri dari dokter gigi, peneliti, dan teknolog.
Ketua Program
Dokter Gigi Pembimbing
Koordinator Penelitian
Ketua Teknologi
Skrining, edukasi, dan senyuman di sekolah-sekolah mitra kami.
Siklus yang jelas dan berulang untuk setiap periode skrining.
Sekolah dan anak didaftarkan ke periode skrining aktif — manual, melalui impor, atau registrasi mandiri.
Wali dan anak mengisi kuesioner digital; sistem menghitung skor risiko karies.
Dokter gigi memeriksa setiap anak di lokasi, mencatat temuan, dan memvalidasi tingkat risiko.
Hasil dan rencana pencegahan yang sesuai dibuat dan dibagikan secara aman kepada orang tua.
Dioperasikan di bawah Fakultas Kedokteran Gigi, UMY.
Jl. Brawijaya, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55183, Indonesia
Senin–Jumat, 08.00–16.00 WIB
Pengakuan atas inovasi dalam pencegahan kesehatan mulut anak.
Diakui atas pendekatan berbasis teknologi untuk pencegahan karies di komunitas.
Dihargai atas dampak terukur di sekolah-sekolah mitra.
Diakui atas metodologi penilaian risiko karies berbasis data.
Baca kinerja IDCRA di setiap periode skrining.
Laporan proyek berkala kami merangkum jumlah anak yang diskrining, distribusi risiko, kegiatan pencegahan yang dilaksanakan, dan hasil tindak lanjut — dibagikan secara terbuka kepada mitra dan komunitas.
Laporan terbaru akan dipublikasikan di sini.
Didukung oleh institusi yang berkomitmen pada kesehatan mulut anak.
Didukung oleh
Sekolah, tenaga kesehatan gigi, dan mitra dipersilakan berkolaborasi dengan program IDCRA.